Budidaya Bunga Krisan yang Benar

Budidaya Bunga Krisan
Berkebun adalah salah satu hobi yang menyenangkan. Bagi sebagian orang, rasanya begitu membanggakan ketika melihat bunga yang mereka tanam dan rawat sejak bibit, akhirnya bermekaran dengan indahnya. Selain itu, hobi berkebun juga bisa Anda salurkan menjadi budidaya bunga yang cukup menghasilkan uang. Salah satu contoh budidaya bunga yang cukup potensial adalah budidaya bunga krisan.

Supaya usaha Anda dapat mencapai hasil yang maksimal, berikut kami berikan beberapa petunjuk dalam melakukan budidaya bunga krisan:

Penyiapan Media Tanam
Tanah yang akan ditanami bunga krisan harus memiliki pH >5,5. Jika tanah Anda kurang dari angka tersebut, maka Anda perlu menambahkan kapur tanaman ke tanah. Selain itu, tanah juga perlu digemburkan terlebih dahulu sebelum bibit bunga krisan ditanam.
Teknik Penanaman
Secara umum, ada dua cara dalam menanam bunga krisan. Bunga krisan bisa ditanam secara biasa untuk menghasilkan bunga krisan yang normal. Cara lain adalah untuk menghasilkan bunga krisan dengan batang pendek. Caranya adalah dengan melakukan penanaman bunga potong dan penambahan cahaya pada pada periode – periode generatif. 
Pemupukan
Ketika bunga krisan memasuki usia satu bulan, maka Anda harus mulai melakukan pemupukan secara rutin setiap seminggu sekali. Ketika bunga sudah hampir mekar, pemupukan bisa diperjarang secara bertahap menjadi 2 minggu sekali, kemudian sebulan sekali.
Penjarangan
Untuk menghasilkan bunga krisan yang besar, Anda harus mengorbankan beberapa kuncum krisan lain dalam satu batang. Teknik ini disebut penjarangan. Jumlah penjarangan bisa Anda sesuaikan sendiri. Yang jelas, semakin sedikit bunga yang tumbuh dalam satu pot, semakin besar pula hasil akhirnya.
Penyiangan dan Penggemburan
Sekitar 2 minggu setelah proes penanaman, media tanam perlu disiangi dan digemburkan kembali. Rumput – rumput liar di sekitar tanaman Anda harus dibersihkan supaya tidak mengganggu pertumbuhan bunga krisan. Agar tidak merusak bakal bunga krisannya, penyiangan harus dilakukan secara hati – hati.
Penyiraman
Jika cuaca harian rata – rata sedang panas, sebaiknya penyiraman dilakukan 2 kali sehari pada pagi dan sore. Namun jika cuaca cukup teduh, maka penyiraman cukup dilakukan satu kali saja.
Dalam setiap kegiatan pembudidyaan bunga, kunci utama untuk meraih hasil yang maksimal adalah ketekunan. Begitu pula halnya dengan budidaya bunga krisan. Jika Anda tidak sungguh – sungguh dalam melakukannya, maka kecil kemungkinannya bunga krisan Anda dapat bermekaran dengan sempurna.